Wilayah desa merupakan wilayah yang dikepalai oleh seorang kepala desa yang juga merupakan bagian dari prioritas pemerintah dalam pemerataan pembangunan. Oleh karena itu, pendanaan digelontorkan ke desa sesuai dengan anggaran belanja pemerintah pusat. Anggaran tersebut dialokasikan untuk berbagai keperluan desa mulai dari operasional hingga pembangunan yang disebut juga dengan anggaran dana desa (ADD). Berikut contoh penggunaan anggaran tersebut :

Anggaran Dana Desa

Inilah 5 Contoh Penggunaan Anggaran Dana Desa

1. Pembangunan dan Perbaikan Jalan

Sampai saat ini, desa banyak dikenal dengan wilayahnya yang masih kental dengan suasana alam. Bahkan jalanannya pun mengikuti struktur tanah yang masih alami sehingga masih banyak ditemui jalanan yang susah dilewati.

Oleh sebab itu, saat ini sedang gencar dilakukan pembangunan jalan di desa-desa agar aktivitas di desa menjadi lancar. Pembangunan jalan atau perbaikan jalan ini merupakan salah satu pengalokasian anggaran dana desa. Dengan begitu akan terjadi peningkatan perekonomian di desa.

2. Pembangunan Polindes

Masih banyak sekali desa yang jauh dari fasilitas kesehatan atau karena sulitnya akses masuknya fasilitas kesehatan ke desa. Oleh karena itu, desa membutuhkan fasilitas kesehatan yang memadai khususnya pertolongan persalinan yang membutuhkan penanganan cepat.

Salah satunya dengan membangun polindes atau pondok bersalin desa. Polindes ini akan membantu memberikan pertolongan pertama bagi ibu bersalin dan juga dapat memberikan pelayanan KB. Selain itu, polindes juga dapat memberikan layanan imunisasi pada balita.

3. Pembuatan Jembatan

Desa masih selalu identik dengan wilayah persawahan dan aliran sungai yang menghubungkan wilayah satu dan lainnya. Maka dari itu diperlukan pembangunan jembatan yang memadai agar dapat mendukung aktivitas warga desa. Seperti yang banyak dilihat saat ini masih ada saja kasus jembatan tak layak dilewati di beberapa desa. Oleh sebab itu, anggaran dana desa juga diprioritaskan untuk pembangunan semacam ini.

4. Pembangunan Sarana Olahraga

Tidak hanya di kota saja yang membutuhkan sarana olahraga. Namun, di desa juga diperlukan berbagai sarana olahraga untuk menunjang kegiatan warga. Selama ini terkadang olahraga masih dianggap sebagai barang mewah bagi masyarakat desa.

Padahal, kebutuhan olahraga di semua kalangan sama yakni demi menjaga kebugaran serta aktivitas refreshing. Oleh karena itu, pembangunan sarana olahraga di desa menjadi salah satu fokus pemerintah dalam penganggaran dana untuk desa.

5. Pembiayaan UMKM

Saat ini, pemerintah sedang terus menerus menggali potensi yang ada di desa-desa untuk meningkatkan perekonomian. Mulai dari sumber daya alam dan sumber daya manusianya. Keduanya tentu akan bersinergi dalam mengembangkan potensi apa saja yang dimiliki oleh suatu desa.

Salah satunya yakni dengan adanya UMKM yang menjadi wadah bagi warga desa untuk mengembangkan potensinya. Oleh karena itu, untuk semakin mengembangkan UMKM diperlukan dana yang salah satunya juga bersumber dari anggaran dana desa.

6. Pengelolaan Tempat Wisata

Satu lagi yang banyak dilakukan pengembangan di desa-desa yakni menggali potensi wisata yang ada di dalamnya. Ternyata di desa terutama yang masih sangat kental dengan suasana alamnya banyak diburu oleh wisatawan untuk berkunjung dan menikmati suasananya.

Oleh karena itu, pengelolaan wisata yang ada di desa terus menerus dikembangkan dan dibangun berbagai fasilitas yang dibutuhkan di dalamnya. Hal ini tentunya menjadi fokus dalam pengalokasian add oleh pemerintah untuk pengembangan wisata yang dapat meningkatkan perekonomian desa.

Lihatlah video menarik berikut ini :

Itulah beberapa contoh penggunaan anggaran dana desa. Semua itu diperlukan agar warga desa juga merasakan pemerataan pembangunan dan tetap bersemangat untuk mengembangkan desanya. Selain itu, anggaran yang dikelola dengan baik akan menjadikan desa lebih sejahtera.

Salam sukses – CV. Cakrawala Persada