Efek samping pil KB memang bisa terjadi kepada para ibu yang menggunakan alat kontrasepsi ini. Bahkan ada beberapa ibu yang tidak cocok mengkonsumsi pil KB. Penggunaan pil KB secara jangka panjang akan memberikan efek samping yang dapat membahayakan tubuh. Apa saja efek samping tersebut?

Efek Samping Pil KB

Efek Samping Pil KB yang Sering Timbul

Beberapa efek samping dari penggunaan pil KB memang umum terjadi. Namun gejala yang berlarut-larut tidak boleh dianggap enteng. Di bawah ini beberapa efek samping pil KB yang biasa timbul yaitu:

1. Berat Badan Naik

Efek samping yang sering terjadi pada para ibu yaitu kenaikan berat badan. Hal inilah yang sering dikeluhkan. Pasalnya dengan mengkonsumsi pil KB ini nafsu makan akan semakin naik.

2. Menstruasi Yang Berlebihan

Penggunaan pil KB memang akan melancarkan menstruasi, namun terkadang dengan lancarnya menstruasi ini darah yang keluar akan lebih banyak dari biasanya. Tidak jarang juga ditemui bercak-bercak darah di luar siklus menstruasi.

3. Sakit Kepala

Efek samping yang sering timbul biasanya adalah sakit kepala atau bisa saja migrain. Hal ini terjadi karena adanya kadar hormon reproduksi yang tidak seimbang. Apabila intensitas sakit kepala ini sering terjadi, para ibu perlu berhati-hati dan harus berkonsultasi dengan dokter.

4. Mual

Gejala mual biasanya akan terjadi pada awal-awal penggunaan pil KB hingga beberapa bulan setelahnya. Hal ini memang umum terjadi, namun jika mual terus saja terjadi sebaiknya berkonsultasilah kepada dokter.

5. Payudara Nyeri

Penggunaan pil KB akan membuat payudara menjadi lebih besar, sehingga gejala yang sering timbul yaitu payudara nyeri. Untuk mengantisipasi hal tersebut gantilah bra dengan ukuran yang lebih longgar.Gejala ini tidak berlangsung secara lama, jadi para ibu tidak perlu khawatir.

6. Mood Yang Berubah-Ubah

Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, penggunaan Pil KB memang dapat mengubah mood. Hal tersebut terjadi karena adanya penipisan orbitofrontal cortex dan cingulate cortex yaitu bagian otak penerima stimulus, respon dan fungsi kognitif. Jadi untuk para ayah hati-hati ya jika sang ibu sedang badmood.

Efek Samping Pil KB yang Jarang Timbul Namun Berbahaya

Ada beberapa gejala serius yang dapat ditimbulkan oleh pil KB dan tentunya berbahaya. Gejala tersebut memang jarang ditemui, namun tetap saja para ibu harus mengetahui tentang informasi ini. Efek samping dari penggunaan pil KB yang berbahaya antara lain:

  • Penggumpalan darah. Hal ini bisa terjadi karena adanya hormon estrogen di dalam pil KB yang membuat darah akan cepat menggumpal. Namun resiko ini hanya mempengaruhi 3-6 dari 10.000 wanita.
  • Serangan jantung. Gejala ini dapat saja terjadi kepada para ibu yang merokok walaupun kemungkinannya juga sangat kecil.
  • Stroke. Peningkatan gejala stoke menjadi lebih tinggi kepada para ibu yang memiliki riwayat penyakit migrain. Jadi jika ibu mempunyai penyakit migrain sebaiknya konsultasikan dulu kepada dokter ketika akan memilih pil KB.
  • Darah tinggi. Pil KB adalah salah satu pil hormon, efek sampingnya dapat menaikkan tekanan darah walaupun bersifat sementara. Oleh karena itu tekanan darah harus selalu diperhatikan ya!
  • Depresi. Perubahan yang mood secara terus menerus dengan intensitas yang sering dapat menimbulkan depresi. Maka penggunaan pil KB secara jangka panjang memang tidak dianjurkan.

Lihatlah video menarik berikut ini :

Begitulah beberapa efek samping pil KB dari yang biasa terjadi hingga yang jarang terjadi. Para ibu harus selalu berkonsultasi setiap akan memilih KB, agar program KB dapat berjalan dengan baik.

Salam sukses – CV. Cakrawala Persada