IUD (intra uterine device) atau yang lebih sering disebut dengan istilah KB spiral adalah salah satu metode KB jangka panjang. Bahkan para ahli menyebutkan bahwa IUD paling efektif untuk mencegah kehamilan dibandingkan dengan KB lainnya. Angka kegagalan dalam pemakaian KB ini hanya sekitar 0,2-0,8% saja. Berikut ini penjelasan singkat mengenai cara kerja dan harga pasang IUD.

Harga Pasang IUD

Cara Kerja IUD

Sebelum mengulas mengenai harga pasang IUD, ada baiknya mengetahui terlebih dahulu bagaimana cara kerja dari alat kontrasepsi ini. IUD sendiri dibagi menjadi 2 jenis yaitu IUD hormonal dan IUD nonhormonal. Pada jenis IUD hormonal, sperma akan sulit menembus karena hormon progestin dari IUD akan menciptakan lapisan serviks yang tebal. Selain itu lapisan rahim juga akan menjadi lebih tipis karena hormon yang terdapat pada IUD sehingga membuat telur yang sudah dibuahi lebih sulit untuk menempel.

Sedangkan pada IUD nonhormonal, cara kerjanya yaitu dengan melepaskan ion tembaga yang bersifat toksik bagi sel sperma. Dengan begitu maka akan membuat sperma kesulitan untuk berenang di dinding rahim.

Harga Pasang IUD Berdasarkan Jenis Dan Jangka Waktunya

Harga pasang IUD berbeda-beda tergantung dari jenis dan jangka waktu yang dipilih. Namun secara umum, KB spiral ini cukup terjangkau mengingat hanya mengeluarkan uang sekali ketika pemasangan dan bisa bertahan hingga 5-10 tahun ke depan. Berikut ini ulasan mengenai harga pasang IUD, diantaranya:

1. Berdasarkan Periode Pemasangan

Harga pasang IUD berdasarkan periode pemasangan cukup bervariasi. Untuk periode 5 tahun biayanya sekitar Rp 500 ribu rupiah. Sedangkan untuk jangka waktu 10 tahun harga pemasangannya kisaran sekitar Rp 800 ribu rupiah. Keunggulan dari alat kontrasepsi ini adalah bisa dipasang dan dilepas kapan saja sesuai kebutuhan. Selain itu untuk pemasangannya pun sangat singkat yaitu kurang dari 5 menit.

2. Berdasarkan Jasa Pemasangan

Selain berdasarkan periode pemasangan, harga pasang IUD juga ditentukan berdasarkan jasa pemasangan. Dalam hal ini seseorang yang memasang di dokter spesialis kandungan akan jauh lebih mahal jika dibandingkan dengan pemasangan di puskesmas.

Untuk harga pasang IUD di dokter spesialis kandungan kisaran sekitar Rp 900 ribu rupiah, bidan sekitar Rp 625 ribu rupiah dan puskesmas sekitar Rp 50 ribu rupiah. Untuk puskesmas, bisa bebas biaya jika memiliki kartu bpjs namun tetap harus mengikuti prosedur yang disediakan oleh pihak puskesmas.

3. Berdasarkan Jenis IUD

Beragam merk dan jenis IUD banyak ditemukan di pasaran. Namun yang paling sering digunakan adalah alat kontrasepsi jenis IUD Nova T dan IUD coper T. Keduanya sama-sama IUD berbentuk T yang terbuat dari polyethelene. Kemudian pada bagian vertikal kedua jenis alat ini terdapat lilitan kawat atau tembaga halus.

Untuk pemasangan di dokter spesialis kandungan biasanya langsung menyodorkan jenis IUD Nova T dengan kisaran harga pasang IUD sekitar Rp 900 ribu rupiah. Sedangkan jika pasang di bidan biaya yang dikeluarkan hanya sekitar Rp 625 ribu rupiah. Sedangkan jika ingin memakai jenis IUD coper T bisa pergi ke bidan dengan harga pasang berkisar sekitar Rp 275 ribu rupiah.

Lihatlah video menarik berikut ini :

Nah itulah ulasan singkat mengenai cara kerja dan harga pasang IUD. Meskipun jangka waktunya 5-10 tahun namun seseorang harus selalu rutin melakukan check up untuk memantau kerja alat. Karena alat kontrasepsi ini terbuat dari tembaga jadi tidak dianjurkan digunakan untuk yang memiliki alergi pada tembaga. Untuk itulah sebaiknya konsultasikan dengan dokter sebelum benar-benar memutuskan untuk menggunakan alat kontrasepsi agar tidak menimbulkan hal-hal yang tidak diinginkan di kemudian hari.

HUBUNGI KAMI :

CAKRAWALA PERSADA PERCETAKAN, PRODUSEN & DISTRIBUTOR DAK BKKBN

Alamat : Jl. Cilemahabang Blok Q-3 No. 65 Cikarang Baru – Jababeka Bekasi
Contact : 0852 1380 0036 & 0818 0722 9366
Email : cakrawalapersada76@gmail.com

Salam sukses – CV. Cakrawala Persada