Kehidupan dalam masyarakat memang tidak pernah lepas dari berbagai permasalahan kependudukan. Oleh karena itu, pemerintah berupaya mengatasi permasalahan tersebut dengan membentuk berbagai badan atau organisasi untuk menangani berbagai permasalahan di masyarakat. Salah satunya dengan adanya BKKBN yang bertugas dalam menangani masalah kependudukan pada bidang pengendalian penduduk dan keluarga berencana. Sesuai dengan kepanjangan dari BKKBN yakni Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional.

Kepanjangan Dari BKKBN

Kepanjangan Dari BKKBN

BKKBN dibentuk di bawah koordinasi menteri kesehatan yang sebelumnya kepanjangan dari BKKBN yakni Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional. Singkatnya, BKKBN dirintis sejak tahun 1950 yang kemudian membentuk sebuah perkumpulan pada tanggal 23 Desember 1957. Perkumpulan tersebut bernama perkumpulan keluarga berencana Indonesia. Dari situlah kemudian masalah kependudukan mulai menjadi salah satu prioritas pemerintah.

Seiring berjalannya waktu dengan berbagai peraturan dan undang-undang yang dikeluarkan berkaitan dengan BKKBN maka kepanjangan dari BKKBN diubah. Sejak dikeluarkannya UU Nomor 52 Tahun 2009 mengenai  Perkembangan Kependudukan serta Pembangunan Keluarga, BKKBN menjadi Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional. Perubahan tersebut seiring dengan perubahan kelembagaan serta visi misi dari BKKBN itu sendiri.

Tugas dan Beberapa dari Fungsi BKKBN

Sebagai salah satu organisasi atau lembaga pemerintahan, BKKN menjalankan tugas menjalankan program dalam pengendalian penduduk dan keluarga berencana. Dari tugas yang dilaksanakan oleh BKKBN memiliki berbagai fungsi yang berkaitan dengan pengendalian penduduk. Berikut fungsi BKKBN dalam bidang pengendalian penduduk dan penyelenggara keluarga berencana atau biasa disebut KB :

1. Perumusan Kebijakan

Sebagai salah satu badan yang dibentuk untuk mengatasi masalah kependudukan, BKKBN berfungsi mengeluarkan rumusan mengenai kebijakan dalam pengendalian penduduk. Perumusan tersebut juga dilakukan terhadap program keluarga berencana untuk mengatasi pengendalian penduduk.

2. Penetapan Standar dan Prosedur

Masih berkaitan dengan pengendalian penduduk dan keluarga berencana. BKKN memiliki fungsi dalam penetapan standar dan prosedur untuk penyelenggaraan kedua bidang tersebut. Selain itu, BKKN juga berfungsi dalam menetapkan kriteria dan norma yang berkaitan dengan kependudukan dan keluarga berencana.

3. Pengembangan BKKBN

Dalam pengembangannya, BKKBN memiliki beragam fungsi yakni mulai dari pengelolaan petugas lapangan dan pemberdayaan organisasi masyarakat dalam pelayanan KB. Kemudian BKKBN juga melaksanakan pelatihan terhadap tenaga penyuluhan KB yang akan diberikan sertifikat serta dibekali tentang standarisasi pelayanan KB.

4. Penyedia Alat Kotrasepsi

Sebagai pengendali dalam kependudukan dan KB, BKKBN mengeluarkan obat serta alat kontrasepsi yang dapat digunakan oleh pasangan pada usia subur. Hal ini termasuk ke dalam salah satu upaya pemerintah dalam mengendalikan pertumbuhan penduduk sesuai dengan tag line dua anak cukup.

5. Koordinasi Tugas Administrasi

BKKBN memiliki lingkup yang luas di seluruh Indonesia. Oleh karena itu BKKBN memiliki fungsi dalam melakukan koordinasi mengenai tugas administrasi di lingkungan BKKBN. Selain itu BKKBN juga melaksanakan advokasi terkait koordinasi pada bidang pengendalian penduduk dan keluarga berencana.

6. Pelaporan dan Evaluasi

Dari berbagai fungsi yang dimiliki oleh BKKBN tidak lepas dari adanya pelaporan serta evaluasi untuk memantau penyelenggaraan pengendalian penduduk. Di samping itu juga dilakukan pengawasan pada pelaksanaan tugas di BKKBN. Dalam hal ini evaluasi penting dilakukan agar pertumbuhan penduduk terpantau dengan baik.

Lihatlah video menarik berikut ini :

Itulah penjelasan mengenai kepanjangan dari BKKBN serta tugas dan fungsinya. Bagi penduduk yang sudah memasuki usia produktif dan sudah berkeluarga tentu sudah tidak asing lagi dengan BKKBN. Terutama programnya yang sangat banyak dikenal di masyarakat yakni KB atau keluarga berencana. Selain itu, peran BKKBN juga sangat penting terkait masalah kependudukan lainnya yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Salam sukses – CV. Cakrawala Persada