Setiap pasangan yang baru menikah maupun sudah lama, pasti sudah memiliki perencanaan kehamilan supaya memiliki keluarga berencana (KB). Ada macam2 dari KB yang bisa membantu keberhasilan pasangan, contohnya dengan alat bantu kontrasepsi yang bisa digunakan secara permanen maupun temporer (masih ada kemungkinan hamil apabila alat kontrasepsi tersebut dihentikan penggunaannya).

Macam2 Dari KB

Alat kontrasepsi temporer biasanya memang hanya digunakan untuk orang yang menunda kehamilan. Sedangkan temporer harus disertai dengan proses sterilisasi sehingga membuat tidak akan bisa hamil lagi. Biasanya dilakukan oleh pasangan yang tidak ingin menambah anak lagi. Nah, apa saja macam2 dari KB? Berikut uraian lengkapnya:

1. Suntik KB

Pada prinsipnya, suntik KB sudah dibagi menjadi 2. Yaitu untuk menunda hamil selama hanya 1 bulan maupun untuk 3 bulan. Sebenarnya jenis KB ini sangatlah mirip dengan pil KB. Bedanya, pil KB harus diminum setiap hari, sedangkan suntik hanya 1 atau 3 bulan sekali. Jenis kontrasepsi ini tergolong mudah dan murah, dengan memiliki tingkat kegagalan hanya 3%.

Selain keunggulan yang dimiliki, suntik KB juga memiliki efek samping. Yaitu sakit kepala, tumbuhnya jerawat, Gairah seks yang menurun, meningkatkan berat badan, timbulnya rasa mual, dan yang terakhir terjadinya pendarahan diluar jadwal menstruasi atau bahkan bis tidak mengalami menstruasi sama sekali.

2. IUD Spiral

IUD Spiral biasanya memang disebut dengan kontrasepsi spiral. Alat kontrasepsi ini memang menjadi yang sangat diminati pasangan di Indonesia. Selain karena tidak rumit, alat ini bisa mencegah kehamilan dalam waktu yang relatif lama, tingkat kegagalannya pun sangat rendah. bekerjanya IUD ini adalah dengan menghentikan sperma untuk masuk sel telur.

IUD punya 2 jenis, yaitu terbuat dari hormon (hanya bertahan 5 tahun). Atau yang terbuat dari tembaga yang bisa menahan hingga 10 tahun. Namun IUD juga memiliki efek samping. Yaitu ada resiko terjadinya infeksi jika tubuh mengalami penolakan darah menstruasi yang keluar banyak atau bahkan tidak sama sekali dll.

3. Pil KB

Pil KB memiliki 2 jenis, yaitu mengandung hormon kombinasi Estrogen dan progesteron, serta hanya hormon progesteron saja. Alat ini tergolong sangat murah, akan tetapi juga merepotkan karena harus mengkonsumsi setiap hari. Bahkan ada yang menuntut kedisiplinan dengan harus meminum di jam yang sama setia harinya. Klaimnya supaya keberhasilannya bisa maksimal.

Walaupun begitu, tingkat kegagalannya termasuk kecil. Karena hanya 8% jika digunakan sesuai dengan aturan. Efek sampingnya sendiri adalah bisa meningkatkan resiko darah tinggi, berat badan meningkat, untuk seorang ibu menyusui juga bisa mengganggu produksi ASI. Rasa mual juga kerap timbul, menstruasi di luar jadwal, gairah seks menurun dll.

4. Vasektomi

Macam2 dari KB selanjutnya adalah Vasektomi. Yaitu proses penghentian aliran sperma dengan menutup saluran vas deferens pria. Hal ini memang memerlukan operasi yang sifatnya adalah permanen. Opsi ini biasanya diambil hanya oleh pasangan yang tidak ingin memiliki keturunan lagi, bisa karena usia ataupun alasan lain.

5. Tubektomi

Jika vasektomi dilakukan pada laki-laki, maka tubektomi ditindak untuk perempuan. Dilakukan dengan menutup atau memotong tuba falopi yang menyebabkan sel telur tidak bisa masuk dalam rahim. Serta untuk menghentikan sperma yang akan masuk. Prosesnya dilakukan dengan operasi dan tidak mempengaruhi gairah seks sama sekali.

Lihatlah video menarik berikut ini :

Setiap macam2 dari Kb memang memiliki kelebihan dan kekurangan sendiri-sendiri. tentu berbeda pula dengan efek samping yang diberikan. Bahkan kadang tergantung pemakainya, ada yang memang mengalami bahkan ada yang tidak pula.

Salam sukses – CV. Cakrawala Persada