Perencanaan pembangunan infrastruktur merupakan program yang gencar dilaksanakan oleh pemerintah. Karena dianggap dapat meningkatkan konektivitas dan memicu persaingan antar daerah. Kepala pemerintahan mengatakan bahwa perencanaan pembangunan infrastruktur merupakan bagian dari implementasi dalam mewujudkan keadilan bagi seluruh rakyat. Untuk mewujudkan keadilan bagi seluruh rakyat maka pemerintah menyusun beberapa target dan program.

Perencanaan Pembangunan

Anggaran Infrastruktur

Pemerintah menyiapkan anggaran perencanaan pembangunan infrastruktur untuk pembangunan yang mendukung konektivitas, penyediaan perumahan dan ketahanan pangan. Dari Rp. 410,4 triliun di tahun 2018 kini pemerintah meningkatkan anggaran untuk perencanaan pembangunan infrastruktur sebesar Rp. 415 triliun pada tahun 2019.

Alokasi anggaran perencanaan pembangunan infrastruktur diperuntukkan Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR)sebesar 108,2 truliun. Lalu kementrian Penghubungan 38,1 triliun disusul dana alokasi khusus sebesar 33,5 triliun. Serta untuk perencanaan pembangunan infrastruktur investasi pemerintahan sebesar 108,2 triliun.

Jenis Pembangunan-Pembangunan Infrastruktur

Perencanaan pembangunan infrastruktur 2019 antara lain pembangunan jalan 1.834,7 km, pembangunan jembatan mencapai 37.177 m. Melalui PT Hutama Karya melakukan pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera dengan panjang 299 km. Dan juga jalan tol dari 2018 ada 12 poyek dan akan terus dilakukan sampai 16 proyek

Anggaran juga untuk perencanaan pembangunan infrastuktur sektor perumahan dan rumah susun sebanyak 6.873 unit pada 2019. Juga bendungan sebanyak 48 unit, lalu pemerintah juga membangun jaringan irigasi sebanyak 170,4 ribu hektar. Empat lokasi bandara baru ,dan lajur kereta api sepanjang 394,8 km. Berikut merupakan beberapa perencanaan pembangunan infrastruktur dalam pemerintahan:

1. Infrastruktur Konektivitas

Agar dapat mengurangi kesenjangan antar wilayah, Menhub menyusun program perencanaan pembangunan infrastruktur dan konektivitas terutama daerah tertinggal dan kawasan perbatasan.

Alokasi anggaran Kementrian Penghubungan terus meningkat pada kurun waktu2016 hingga 2018. Tetapi untuk perencanaan pembangunan infrastruktur transportasi dan pengembangan peningkatan tersebut belum dapat memenuhi.

Maka dari itu sesuai arahan kepala negara pemerintahan diminta untuk mencari pendanaan alternative diluar APBN. Melalui KPBU , BUMN , PINA serta SBSN. Dan juga dapat di dapat dari investasi swasta murni yang bersifat strategis dan memiliki nilai ekonomis tinggi.

2. Infrastruktur Transportasi

Karena Indonesia terletak di jalur ring of fire kawasan pasifik maka perencanaan pembangunan infrastruktur transportasi harus memperhatikan potensi terjadinya gempa. Menhub mengatakan perencanaan pembangunan infrastruktur kedepannya akan lebih ditingkatkan.

Sementara untuk bangunan lama akan dilakukan perencanaan pembangunan infrastruktur. Terutama untuk pembangunan yang berada di kawasan rawan gempa.

Menhub perlu bekerja sama dengan lembaga kementrian terkait agar dapat melakukan koordinasi mitigasi dampak bencana terhadap prasarana transportasi. Seperti Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. Lalu BMKG, BNPB , Sosial , Pemda, Pusat Studi Gempa Nasional dan Tim Updating Peta Gempa.

3. Infrastruktur Air

Salah satu prioritas pemerintah ialah perencanaan Pembangunan infrastruktur air. Memperluas daerah irigasi di dukung pasokan air yang terus di tingkatkan dari 11% Pada tahun 2014 menjadi 14 persen pada 2019.

Hal lain yang dapat dilakukan dalam perencanaan pembangunan infrastruktur air ialah meredam puncak banjir di bendungan. Merevitalisasi 16 bendungan dan membangun 49 bendungan baru merupakan cara yang ditempuh.

Maka daya tampung air akan meningkat karena adanya perencanaan pembangunan infrastruktur air ini. Yang pada pada 2014 mencapai 15 meter kubik menjadi 20,5 miliar meter kubik per tahun pada 2019. Juga akan meningkatkan ketersediaan air baku.

Total Pembangunan infrastruktur Sampai Era Ir.Joko Widodo

Pada masa pemerintahan Ir. Joko Wiododo melakukan perencanaan pembangunan infrastuktur dan yang telah tercapai ialah. Bendungan mencapai 65 buah, total irigasi yang terbangun mencapai 1.004.799 ha. Lalu total 1.062 buah embung, jalan 4.119 km,jalan tol target sepanjang 1.852 km,jembatan 51.092 m, jembatan gantung 330 unit.

Sanitasi dan persampahan 12,4 juta KK, penanganan kawasan kumuh perkotaan 24.295 Ha, Juga penyediaan air minum 24.673 Lt/dtk. Pembangunan pos lintas batas negara sebanyak 11 pos lintas. Pada masa pemerintahannya Ir. Joko Widodo juga melakukan perencanaan pembangunan infrastruktur venue Asian games dan telah terbangun 79 venue.

Lalu perumahan telah terbangun sebanyak 3.542.318 unit dan masih akan ditambah lagi 1.25 juta perumahan. Rumah susun 893 tower dengan total 50.031 unit, rumah khusus 24.463 unit, rumah swadaya 700.699 unit. Ini semua merupakan total pembangunan infrastruktur pada era pemerintahan presiden Jokowi dan pemerintahan presiden sebelum Jokowi.

Lihatlah video menarik berikut ini :

Itulah informasi mengenai perencanaan pembangunan infrastruktur di Indonesia pemerintah masih akan terus meningkatkan pembangunan infrastruktur demi tercapainya kenyamanan dan keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia.

Salam sukses – CV. Cakrawala Persada